TIPS MEMILIH LOKASI YANG TEPAT UNTUK BISNIS RETAIL

Lokasi adalah unsur terpenting untuk setiap bisnis yang mengandalkan pelanggan. Ini juga salah satu yang paling sulit untuk direncanakan sepenuhnya. Keputusan lokasi bisa rumit, biaya bisa sangat tinggi, seringkali hanya ada sedikit fleksibilitas setelah lokasi dipilih dan atribut lokasi memiliki dampak yang kuat pada keseluruhan strategi peritel. Hal ini membuat keputusan lokasi menjadi lebih kritis. Memilih lokasi yang salah dapat menyebabkan hasil yang buruk dan dalam beberapa kasus kebangkrutan dan penutupan.
Keputusan lokasi adalah hal yang sangat penting karena berhubungan dengan faktor-faktor berikut ini.

  • Melibatkan investasi modal besar
  • Mempengaruhi biaya transportasi
  • Mempengaruhi biaya sumber daya manusia, misalnya gaji
  • Mempengaruhi jumlah lalu lintas pelanggan
  • Mempengaruhi volume bisnis

Baca juga artikel terkait: 3 HAL YANG PALING DIINGINKAN PELANGGAN TOKO

Peritel harus mengambil keputusan lokasi, berdasarkan dua aspek berikut:

1. Pemilihan Kota
Faktor-faktor berikut memainkan peran penting dalam pemilihan kota tertentu untuk memulai atau merelokasi bisnis ritel yang ada.

  • Ukuran area perdagangan kota. Area perdagangan kota adalah wilayah geografis tempat pelanggan datang ke kota untuk berbelanja. Semakin luas areanya, semakin potensial untuk mendirikan ritel disana.
  • Pertumbuhan penduduk di kawasan perdagangan. Semakin besar jumlah penduduk kawasan perdagangan maka semakin besar potensi kota sebagai lokasi belanja. Pertumbuhan penduduk yang tinggi di kawasan perdagangan juga dapat meningkatkan potensi ritel.
  • Total daya beli dan distribusinya. Potensi ritel suatu kota juga bergantung pada daya beli konsumen dan jaringan distribusinya di wilayah perdagangannya. Kota-kota dengan populasi besar pelanggan kelas menengah ke atas dapat menjadi lokasi yang menarik bagi toko-toko yang menjual produk-produk mahal seperti pakaian desainer pria.
  • Total potensi perdagangan eceran untuk berbagai lini perdagangan. Sebuah kota dapat menjadi terspesialisasi dalam jalur perdagangan tertentu dan menarik pelanggan dari kota lain.
  • Jumlah, ukuran dan kualitas kompetisi. Peritel juga mempertimbangkan jumlah, ukuran, dan kualitas persaingan sebelum memilih kota.
  • Biaya pengembangan. Biaya tanah, nilai sewa dan biaya terkait lainnya.

Baca juga artikel terkait: CARA MEMANFAATKAN DAN MENGGUNAKAN PENDANAAN PINJAMAN PADA TOKO GROSIR

2. Pemilihan Area atau Jenis Lokasi dalam Kota
Dalam pemilihan wilayah atau tipe lokasi tertentu dalam suatu kota, diperlukan evaluasi terhadap faktor-faktor berikut.

  • Daya tarik pelanggan dari distrik perbelanjaan atau toko tertentu. Pusat perbelanjaan besar menarik pelanggan dari jauh, sementara pusat perbelanjaan kecil yang terletak di koloni menarik pelanggan dari lingkungan terdekat.
  • Sifat kuantitatif dan kualitatif toko kompetitif. Peritel ingin mengevaluasi lini produk yang dibawa oleh produk lain, jumlah toko di area tersebut, dll. sebelum memilih area tersebut.
  • Ketersediaan rute akses. Area atau pusat perbelanjaan harus menyediakan rute akses yang mudah.
  • Sifat peraturan zonasi. Peritel juga harus mempertimbangkan peraturan zonasi di kota.
  • Arah penyebaran kota. Peritel harus mempertimbangkan arah perkembangan kota saat memilih lokasi.

Pemilihan lokasi toko ritel harus benar-benar diperhitungkan. Karena biaya yang digunakan dalam pemilihan lokasi ritel biasanya akan sangat besar. Oleh karena itu, jika strategi yang digunakan dalam memilih lokasi tidak tepat, tentu akan mendapat kerugian yang tidak sedikit.
Semoga bermanfaat.
Jika Anda membutuhkan informasi lebih detil perihal artikel ini atau Anda sedang membutuhkan professional untuk membantu Anda membangun toko? Kami siap membantu. Silahkan hubungi kami melalui email groedu@gmail.com, atau bisa langsung menghubungi kami melalui nomor WhatsApp 0812-5298-2900.



Tinggalkan Balasan

Selamat datang di Groedu klinik konsultasi
Send via WhatsApp