TAKTIK UNTUK MEMENANGKAN HATI PELANGGAN RITEL DI HARI VALENTINE

Mengingat sebentar lagi mendekati hari valentine, pasti sebagai owner ritel sudah bersiap-siap untuk menyambutnya. Menyiapkan berbagai keperluan dalam toko dengan harapan bisa mendapat penjualan yang maksimal. Memang, kamipun pikir bahwa inilah saat yang tepat untuk menebar cinta. Ada banyak hal yang dapat Anda lakukan sekitar tanggal 14 Februari untuk menunjukkan kepada pelanggan betapa Anda mencintai mereka. Berikut adalah beberapa taktik untuk dicoba pada saat dan sebelum tanggal 14.

1. Temukan penjualan Hari Valentine dan peluang kemitraan
Jika itu masuk akal untuk bisnis Anda, sediakan produk yang biasanya dibeli untuk Hari Valentine. Ini termasuk perhiasan, kartu ucapan, permen, coklat, atau bunga.
Penting juga untuk diingat bahwa Hari Valentine bukan hanya tentang “barang”. Banyak konsumen cenderung memperlakukan orang yang mereka cintai dengan pengalaman seperti makan malam di restoran romantis atau nonton film.
Oleh karena itu, pertimbangkan untuk bermitra dengan restoran atau teater lokal bulan Februari ini. Mungkin Anda dapat menawarkan tiket pertunjukan atau sertifikat hadiah sebagai bagian dari promosi Hari Valentine.

2. Munculkan ide promosi
Sudah menjadi hal yang wajar jika konsumen mengatakan mereka akan membelanjakan lebih banyak jika mereka menemukan “penjualan atau promosi yang sangat bagus”. Untuk hasil terbaik, luangkan waktu untuk memikirkan tujuan, produk, dan pelanggan Anda saat menyusun penawaran Anda.

3. Persembahkan khusus di situs web atau toko Anda
Jika Anda menjual banyak barang dagangan yang berpusat pada Hari Valentine, mengapa tidak menempatkan semuanya di satu bagian yang nyaman di situs web atau toko Anda? Melakukan hal itu akan memudahkan pelanggan Anda menemukan barang yang mereka butuhkan.

4. Dorong pelanggan untuk memanjakan diri mereka sendiri
Mencintai diri sendiri adalah sudut pandang luar biasa lainnya untuk Hari Valentine. Jika Anda tidak memiliki banyak barang romantis atau barang yang berpusat pada hadiah, dorong pembeli untuk membeli produk Anda sendiri. Misal untuk mengantisipasi Hari Valentine, pengecer mengirimkan email yang mempromosikan barang dagangan yang dipersonalisasi dan mendorong pelanggan untuk memberi diri mereka camilan yang memang pantas.

5. Mengadakan acara
Musim Valentine memberi Anda alasan bagus untuk mengadakan sebuah event. Misal mengapresiasi pelanggan dan memperlakukan pelanggan terbaik Anda dengan makanan gratis dan waktu yang menyenangkan. Anda bahkan dapat menjalankan obral khusus. Jika Anda menerapkan jarak sosial, lihat apakah Anda bisa mengadakan acara virtual.

6. Memasarkan menurut gender
Ingatlah bahwa pria dan wanita memiliki kebiasaan membeli yang berbeda selama musim Valentine. Pria, misalnya, cenderung menghabiskan lebih banyak uang daripada wanita. Biasanya pria akan membelanjakan dua kali lebih banyak untuk pasangan mereka.
Perhatikan perbedaan ini saat menerapkan kampanye Hari Valentine Anda. Misalnya, jika Anda mengirim email pemasaran atau buletin untuk Hari Valentine, pastikan untuk menyegmentasikan daftar Anda berdasarkan jenis kelamin dan kirim email yang berbeda ke setiap grup.
Jika Anda memiliki data tentang pengunjung situs Anda, sesuaikan halaman landing Anda dengan menampilkan rekomendasi dan konten yang berbeda untuk kedua jenis kelamin.

7. Bacalah pelanggan Anda sebelum mendekati mereka
Alih-alih bertingkah laku dengan semua orang di Hari Valentine, instruksikan rekan Anda untuk merasakan suasana hati setiap pelanggan sebelum berbicara dengan mereka.
Bersikap ramah dan bahagia tidak selalu menjadi cara terbaik untuk mendekati konsumen, terutama saat pembelanja dalam suasana hati yang buruk.
Jadi di Hari Valentine ini, berikan perhatian ekstra pada isyarat non-verbal pelanggan Anda. Jika pembeli terlihat senang dan bersemangat, tidak apa-apa untuk bersikap ramah dan cerewet. Namun, jika suasana hati seseorang sedang buruk, yang terbaik adalah bersimpati atau bahkan sedikit pendiam. Daripada terburu-buru untuk mengobrol dan membantu mereka, beri mereka sedikit ruang. Akui kehadiran mereka, dan kemudian dengan lembut ingatkan mereka bahwa Anda akan ada untuk membantu jika mereka membutuhkan sesuatu.

8. Arahkan pembeli ke hadiah Hari Valentine yang sempurna
Sebagai peritel, Anda perlu memastikan bahwa pelanggan Anda mendapatkan hadiah yang tepat. Ini dimulai dengan menyesuaikan diri dengan selera dan preferensi pelanggan Anda. Pastikan Anda tahu apa yang mereka inginkan dan kemudian siapkan persediaan barang dagangan yang sesuai.
Cara lain untuk mengarahkan orang ke hadiah yang sempurna adalah melalui panduan hadiah. Pertimbangkan untuk membuat panduan hadiah Hari Valentine yang mengkategorikan item menurut penerima hadiah.

9. Mintalah karyawan Anda menominasikan pelanggan yang berkesan (kemudian beri mereka hadiah khusus)
Pertimbangkan untuk memberikan penghargaan atau hadiah khusus kepada pelanggan terbaik Anda. Namun alih-alih hanya melihat data penjualan, kenali pembeli ini menggunakan cara yang lebih kualitatif. Mungkin Anda bisa menominasikan pelanggan untuk menerima kartu hadiah Starbucks, dan menjelaskan alasan di balik nominasi mereka.
Misalnya, satu klien dinominasikan karena mereka telah berbelanja lebih dari sekian ratus ribu, atau karena merupakan pelanggan ke 100 yang datang hari ini, dll.

Banyak orang menggunakan waktu tahun ini untuk merenungkan hubungan mereka dengan orang yang paling penting bagi mereka atau orang yang mereka cintai. Di masa Valentine ini merupakan moment yang tepat agar bisa langsung menunjukkan saling ketertarikan atau ingin menjalin hubungan agar lebih baik lagi. Ini juga saat yang tepat bagi bisnis untuk memikirkan hubungan mereka dengan orang yang paling berharga bagi pelanggan mereka.
Demikian jika Anda membutuhkan informasi perihal strategi marketing di toko ritel, silahkan hubungi kami melalui email groedu@gmail.com, atau bisa langsung menghubungi kami melalui nomor whatsapp 0812-5298-2900. Kami siap membantu Anda.



Tinggalkan Balasan

Selamat datang di Groedu klinik konsultasi
Send via WhatsApp