STRATEGI PEMILIHAN LOKASI TOKO RITEL YANG TEPAT AGAR RAMAI DIKUNJUNGI

Walaupun belakangan ini transaksi melalui online mengalami pertumbuhan, namun konsep toko ritel yang memiliki bangunan fisik (brick-and-mortar) juga masih digemari oleh masyarakat, khususnya di pengembangan daerah-daerah atau di luar pulau. Hal ini ini dapat disebabkan dengan semakin banyaknya infrastruktur yang dibangun oleh pemerintah belakangan ini yang menyebabkan semakin mudah dan terbukanya akses ke daerah-daerah tersebut.

Faktor kesuksesan toko ritel di dunia digital ini harus menggabungkan konsep pemasaran melalui online dan offline, salah satunya pemilihan lokasi toko yang tepat. Lokasi dari sebuah toko ritel merupakan salah satu faktor akan ramai dan tidaknya sebuah toko nantinya. Oleh karena itu, sebelum melakukan investasi dengan membangun atau menyewa properti untuk membuka toko ritel, sebaiknya para rekan bisnis memerhatikan beberapa kriteria pemilihan lokasi di bawah ini antara lain:

• Dekat dengan pusat keramaian
Dengan lokasi berdekatan dengan pusat keramaian akan memberikan keuntungan lebih dimana toko berpotensi menjadi lebih ramai didatangi oleh pengunjung. Pusat keramaian yang dimaksud antara lain sekolah, universitas, tempat ibadah, rumah sakit, pusat perbelanjaan, kantor pemerintahan, bank, dsb.
Kemudian sebaiknya toko juga menjual barang yang dapat menyesuaikan dengan segmentasi dari karakteristik pengunjung dari pusat keramaian tersebut, seperti misalnya jika toko di dekat sekolah atau kampus maka toko dapat menjual ATK atau barang-barang kebutuhan untuk kategori anak sampai remaja.
Jika toko berada di dalam pusat perbelanjaan / mall, maka sebaiknya memilih lokasi area seperti dekat dengan tenant yang sudah punya nama besar secara nasional atau global dimana para pengunjung akan mendatanginya.

• Sesuai dengan segmentasi sasaran konsumen
Jika Anda sudah memiliki jenis barang yang akan dijual dan konsep toko yang akan dibuka, maka carilah lokasi toko yang dekat atau mudah diakses oleh sasaran konsumen yang Anda inginkan. Hal ini dikarenakan karena perilaku konsumen pada umumnya lebih memilih lokasi toko yang terdekat dari tempat tinggal atau tempat beraktivitas sehari-harinya.

• Dekat dengan jalan atau mudah diakses pengunjung
Memiliki toko sebaiknya yang mudah dilihat, dicari, dan didatangi oleh para pengunjung, oleh karena itu carilah lokasi yang dekat dengan jalan yang ramai dilewati oleh kendaraan. Akan lebih baik jika toko berada di lokasi jalan raya atau jalan utama walaupun hal ini berarti mungkin modal nilai investasi yang dibutuhkan menjadi lebih besar tapi dapat memberikan hasil imbal balik yang lebih cepat karena toko akan lebih cepat ramai.

• Akses yang mudah dari lokasi gudang penyimpanan stok atau suplier barang
Pemilihan lokasi toko juga dapat mempertimbangkan bagaimana akses terhadap proses pengiriman barang dari suplier atau dari gudang barang jika terpisah dengan toko. Apabila skala perputaran turn over barang semakin besar maka kapasitas gudang barang yang diperlukan juga semakin besar, bila diberikan rasio maka normalnya persediaan stok barang yang dimiliki sebaiknya 1,5 – 2 kali dari omzet bulanan toko. Oleh karena itu memilih lokasi toko yang memiliki kedekatan jarak dengan gudang atau memiliki jalur pengantaran yang mudah dan cepat akan memberikan keuntungan ketika toko mulai beroperasional.

• Perhatikan lingkungan dan masyarakat di sekitar lokasi toko ritel
Pemilik toko juga harus mempertimbangkan kondisi lingkungan sekitar lokasi toko yang akan dipilih, seperti keamanan, kebersihan, dan kepadatan penduduk sekitar. Faktor keamanan dan kebersihan menjadi utama agar pengunjung toko merasa nyaman ketika berkunjung selain juga untuk keamanan stok barang toko sendiri. Demikian pula semakin padat penduduk di sekitar toko akan menguntungkan karena akan lebih sering berkunjung ke toko Anda untuk mencari barang.

• Jumlah kompetitor di sekitar lokasi toko
Kemudian juga perlu diperhatikan bagaimana kompetitor yang ada di sekitar lokasi, akan lebih baik jika kompetitor tidak terlalu banyak sehingga pelanggan tidak mudah berpindah ke toko lain. Namun bila ternyata ada banyak kompetitor maka hal itu sebenarnya tidak masalah bila toko memiliki nilai keunggulan yang sulit ditiru oleh para kompetitor tersebut, karena bila tidak maka yang terjadi hanya perang harga atau diskon saja. Oleh karena itu sebaiknya para pemilik toko sudah merencanakan dengan baik bagaimana konsep toko yang akan dibuka supaya dapat menarik para pengunjung untuk datang.

• Menyesuaikan dengan anggaran yang dimiliki
Pada akhirnya akan kembali pada pertimbangan anggaran modal yang dimiliki oleh pemilik toko. Mencari beberapa alternatif lokasi toko yang sesuai dengan rentang anggaran yang dimiliki dan kemudian membuat daftar nilai positif dan negatif dari semua lokasi tersebut. Sangat disarankan jika sebelum membuka toko ritel membuat analisis studi kelayakan bisnis (feasibility study) yang dapat menjelaskan tentang prospek bisnis dan pertumbuhannya di masa depan.

Memang tidak mudah mendapatkan lokasi toko ideal yang dapat mencakup semua kriteria yang kita inginkan, jika bisa pun pasti membutuhkan modal investasi yang lebih tinggi dari pilihan lokasi lainnya. Oleh karena itu setelah para rekan memilih lokasi toko ritel yang sudah dipertimbangkan dengan baik, maka jangan lupa untuk mengurus perijinan usaha toko sesuai dengan peraturan di pemerintah daerah dan membuat perencanaan dengan baik dari segi pemasaran agar ramai dengan pengunjung dari sejak awal opening dan pengaturan dari kegiatan operasional toko sehingga menjadi lebih efisien dari segi biaya dan tertib dengan meminimalisasi resiko kehilangan stok barang di toko (shrinkage).

Silakan menghubungi kami melalui email di groedu@gmail.com atau di nomer 0818521172 dan WA 081252982900 untuk informasi lebih lanjut mengenai strategi pemasaran dan perencanaan yang baik sebelum melakukan pembukaan toko ritel Anda (Stan Widyanto).



Tinggalkan Balasan

Selamat datang di Groedu klinik konsultasi
Send via WhatsApp