Manufacturing system management Consultation

Manufacturing system management Consulting lebih bagaimana membuat sebuah perusahaan yang memproduksi produk bisa lebih efektif dan efisien. Tinjauan utama yang akan dilakukan adalah analisis fungsi-fungsi Sumber daya manuasia di dalam pabrik, mulai dari struktur organisasi yang ada akan direview. Pada umumnya pabrikan tidak memiliki fungsi yang lengkap di dalam pabriknya. Konsultan akan mengintegrasikan dan mengefektifkan organisasi dalam pabrik. Langkah awal selesai maka konsultan akan menganalisa proses bisnis, dan merancang desain software yang dibutuhkan untuk pabrik. Dengan pola standard ISO konsultan akan menerapkan manajemen pabrik yang efektif. Untuk makanan misalnya menggunakan GMP ( Good Manufacturing process) dan lain-lainnya.

  • One
  • Two

Langkah-langkah yang dilakukan

Review Output Produksi

Konsultan akan mere-view output produksi, dan melakukan analisis terhadap mesin-mesin produksi.

Review sistem manajemen manufacturing

Sistem manajemen manufacturing akan di-review, mulai struktur organiasi, Job description dan job spesification, SOP , Intruksi kerja dan KPI perusahaan. Jika kelengkapan ini belum ada maka akan dikonsolidasikan untuk pembuatan dokumen. Jika sudah ada konsultan akan me-review dan menyempurnakan.

Review HPP produk output produksi

Konsultan akan me-review HPP produk. Hal ini untuk menetapkan Job costing yang benar sehingga tidak memunculkan HPP minus . Di sini sistem informasi manajemen akan dianalisa, jika membutuhkan software untuk jkob costing maka konsultan akan memberikan pandangan dan saran pada klien.

In put ISO 9001 : 2015 (Optional)

Setelah dokumen dibuat, maka untuk memenuhi standard manajemen international, konsultan memberikan masukan dan pandangan agar perusahaan melakukan operasional seseuai dengan standard ISO. Hal ini tidak menutup kemungkinan karena manajemen sudah dirapikan.

Review laporan keuangan (optional)

Pada umumnya profit minus disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu produksi tidak efisien sehingga HPP dengan profit margin yang diperoleh Gap-nya amat tipis. Kedua penjualan produk yang dilakukan tim pemasaran kurang optimal. Konsultan biasanya akan memberikan pandangan dan solusi, dengan dua opsi yaitu efisein diproduksi dan peningkatan penjualan.

Optional Maintenance Sistem manajemen

Maintenance adalah bagian terkahir yang merupakan optional yang akan dilakukan konsultan, antara lain audit internal finance dan accounting. serta pendampingan di produksi dan pemasaran jika dibutuhkan.

Mengapa wajib merapikan manajemen manufacturing?

AUDIT MANAJEMEN FUNGSI OPERASIONAL DAN PRODUKSI PERUSAHAAN

Pengertian Audit Produksi dan Operasional.
Proses dalam audit produksi dan operasional adalah bertujuan untuk melakukan penilaian secara lebih komprehensif dan mendalam terhadap keseluruhan fungsi dari proses produksi dan operasional untuk menentukan apakah fungsi seperti ini memang sudah berjalan dengan baik dan memuaskan dari segi (ekonomis, efisien, dan efektif) atau tidak. Audit ini sebenarnya dilakukan tidak hanya sebatas pada jenis unit produksi saja, namun juga masih berlaku untuk keseluruhan dari proses produksi dan operasional. Audit ini juga berperan sangat penting dalam melengkapi fungsi pengendalian kualitas produk.

Read More

MANAJEMEN PERUBAHAN YANG EFEKTIF

Dari terjadinya berbagai macam perubahan pada internal organisasi perusahaan merupakan sebuah pertanda bahwa akan adanya kehidupan baru dan jika mampu dikelola dengan baik dan benar, maka akan bisa menjadi suatu indikasi terhadap adanya bibit-bibit pertumbuhan dan perkembangan dari organisasi perusahaan untuk menuju kearah yang lebih baik.

Perubahan tersebut bisa saja disebabkan karena adanya faktor internal maupun dari faktor eksternal, karena suatu desakan dan tekanan atau bisa juga terjadi karena sudah terencanakan dan terprogram dengan sedemikian rupa. Setidaknya kita harus tetap memperhatikan, mengikuti dan juga harus bisa menyesuaikan diri dengan terjadinya berbagai macam perubahan tersebut atau kita sendirilah yang terlebih dahulu berinisiatif untuk melakukan perubahan tersebut.

Read More

MANAJEMEN LABA PERUSAHAAN

Sebenarnya dalam lingkup manajemen laba hanya dapat dilakukan dengan tiga macam teknik dasar, dan untuk penerapannya sendiri juga masih harus disesuaikan dengan setiap masing-masing karakter dari manajemen perusahaan yang bersangkutan itu sendiri, dan berikut ini adalah beberapa tehnik dasar dalam manajemen laba, yaitu: Tehnik Manajemen Perubahan Metode Akuntansi, Tehnik Manajemen dengan Memainkan Kebijakan Perkiraan Akuntansi, Tehnik Manajemen Menggeser Periode Biaya atau Pendapatan.

Read More

Strategi Pengembangan

  • One
  • Two

Target Market Manufacturing

Business To Business

Perusahaan menjual produk kepada perusahaan lain yang memiliki merek sendiri. Perusahaan bertugas membuat produk. Atau dengan kata lain melayani produk marklone/OEM.

Distributor Company

Perusahaan memproduksi produk dengan merek sendiri. Pemasaran dan distribusi produk dilakukan oleh Mitra kerja sama yaitu para Distributor yang ada di Nusantara. Ini dikenal dengan konsep multi distributor company.

Business to Costomer

Direct selling adalah metode penjualan yang dilakukan oleh perusahaan untuk mendapatkan pasar dengan lokasi sekitar pabrik. Sasaran channel adalah toko tradisional dan toko modern, dengan istilah modern trade dan tradisional trade.

Product Export

Perusahaan tidak menutup kemungkinan melakukan orientasi eksport ke manca negara. Oleh sebab itu untuk memenuhi pasar luar negeri, perusahaan secara basic mesti standard secara manajemen.

Effisien & effective Manufacturing