MENGENAL TENTANG STRATEGI INDIRECT MARKETING ATAU PEMASARAN TIDAK LANGSUNG

Marketing atau pemasaran menjadi sebuah ujung tombak suatu bisnis. Karenanya, banyak metode marketing di jalankan di dalam sebuah perusahaan, baik itu marketing digital maupun tradisional marketing. Termasuk salah satu yang akan di bahas adalah indirect marketing.

Apa Itu Indirect Marketing?
Indirect marketing atau pemasaran tidak langsung adalah strategi untuk mempromosikan suatu produk yang ditujukan untuk menyentuh pikiran dan perasan konsumen. Contoh kasusnya, misalnya, si X merupakan pemasar di perusahaan makanan bayi. Salah satu produknya adalah biskuit untuk balita berusia 1-1,5 tahun.
Si X memilih untuk memasarkan produk ini secara tak langsung. Si X malah membuat blog perusahaan. Mereka menuliskan artikel tentang kebutuhan bayi usia 1-1,5 tahun. Selain itu, ia juga menambahkan tips pengasuhan anak dan topik terkait lainnya.
Meski begitu, artikel yang ditulis tak sembarang dibuat. Di dalamnya, ada kalimat promosional yang mengajak pembacanya membeli biskuit bayi perusahaan. Inilah yang dimaksud dengan pemasaran tak langsung. Pemasar “menjual” produknya lewat konten atau jalur-jalur lainnya.

Baca juga artikel terkait – HYBRID SELLING: UNTUK SUKSES MENJALANI BISNIS RITEL DI 2022

Jenis-jenis Indirect Marketing
Indirect marketing yang baik menggabungkan beberapa strategi untuk menumbuhkan brand awareness guna menjangkau konsumen.
Berikut adalah beberapa jenis pemasaran tidak langsung:

1. Konten Marketing
Jenis pemasaran langsung yang pertama adalah dengan membuat konten unik yang dapat bermanfaat dan menarik target konsumen. Misalnya, Anda menjual baju olahraga.
Kemudian, Anda bisa membuat konten yang berkaitan dengan baju olahraga. Bisa cara memilih baju olahraga yang bagus, sablon yang tidak mudah luntur dan lain sebagainya. Setelah mendapatkan perhatian dari calon target konsumen, kamu bisa mengkampanyekan produk mu di sela-sela konten yang dibuat tersebut.
Dalam content marketing, kamu menawarkan konten berupa:
• Artikel blog
• Kuis
• Podcast
• Game

2. Media Sosial
Selanjutnya, ada media sosial. Saluran yang satu ini juga tak kalah menjanjikan. Terlebih lagi, ia bersifat gratis. Kalau Anda konsisten mengelolanya, brand Anda bisa memikat banyak followers. Tak hanya itu saja, followers Anda juga akan aktif dan punya engagement yang besar dengan Anda. Lewat saluran ini, brand recognition dan loyalty audiens pun bisa meningkat.

3. SEO
SEO atau Search Engine Optimization merupakan cara untuk mendapatkan peringkat tertinggi di mesin pencari. Sebenarnya hal ini bisa dikaitkan dengan content marketing yang mana kita bisa memanfaatkan SEO untuk menempatkan konten kita di peringkat pertama mesin pencari.
SEO membantu konten yang dibuat untuk menjangkau banyak orang. Alhasil, jika pengunjung kita tertarik dengan konten yang dibuat akan memudahkan dalam pemasaran.

Baca juga artikel terkait – PERBEDAAN ANTARA BRANDING DAN MARKETING

Tujuan Indirect Marketing
Indirect marketing atau pemasaran tidak langsung mempunyai tujuan untuk mempengaruhi pikiran konsumen tentang suatu produk dengan memberikan informasi yang lengkap mengenai produk yang akan dijual.
Strategi ini sebagian besar digunakan untuk barang dengan harga jual yang relatif tinggi, misalnya produk mobil atau pc.

Manfaat Indirect Marketing
1. Membangun Kesadaran Merk
Menggunakan pemasaran tidak langsung untuk menjual produk akan lebih mudah dalam membangun brand awareness.
Orang-orang akan lebih mudah mengingatnya karena pikiran dan perasaannya sudah dipengaruhi oleh hal-hal yang mengingatkannya kepada perusahaan tersebut.

2. Membangun loyalitas
Loyalitas dalam bisnis memang tidak bisa diperoleh dengan mudah bagaikan membalikkan telapak tangan. Perlu waktu bertahun-tahun agar terjadi loyalitas yang baik antara konsumen dan perusahaan. Salah satu manfaat yang bisa didapat dari pemasaran tidak langsung adalah loyalitas.

3. Membangun Reputasi
Sama halnya dengan loyalitas, reputasi memegang peran yang sangat penting dalam penjualan. Reputasi yang baik akan membuat calon konsumen percaya dan mau membeli produk. Hal tersebut dapat dilakukan dengan pemasaran tidak langsung.

Akhir Kata
Menggunakan berbagai metode marketing dalam sebuah bisnis bisa dilakukan untuk menyesuaikan target market. Namun Anda memerlukan banyak sumber daya dan juga kemampuan untuk melakukan berbagai metode marketing. Karenanya penting untuk melakukan riset untuk menentukan metode mana yang tepat untuk bisnis Anda.
Demikian semoga bermanfaat. Dan jika Anda membutuhkan informasi lebih detil perihal strategi pemasaran untuk ritel Anda, silahkan hubungi kami melalui email groedu@gmail.com, atau bisa langsung menghubungi kami melalui nomor WhatsApp 0812-5298-2900. Kami siap membantu Anda.



Tinggalkan Balasan

Selamat datang di Groedu klinik konsultasi
Send via WhatsApp