KESIAPAN OPERASIONAL MENJADI FOKUS MANAJER RITEL SAAT INI

Adanya COVID yang membuat pemimpin ritel harus rela melepas beberapa karyawannya merupakan tantangan yang mengkhawatirkan. Tetapi ada lagi kekhawatiran yang lebih besar yang dihadapi pengecer daripada tantangan menemukan, mempekerjakan, dan merekrut rekanan yaitu memahami apakah staf Anda yang ada sudah siap.
Fokus ritel saat ini sebenarnya harus bertahan dalam menghadapi gangguan dan perubahan yang cepat. Itu berarti tetap gesit untuk mengembangkan harapan konsumen, mengubah protokol keselamatan, apa saja. Dan itu dimulai dengan kesiapan operasional.

Apa itu Kesiapan Operasional?
Katakanlah Anda memiliki promo produk utama yang akan datang. Anda telah berbagi detail dengan manajer lantai Anda — tetapi apakah rekan Anda mengetahui promo tersebut luar dalam? Apakah semua orang menjalankan tugas seputar promo dengan cara yang konsisten? Apakah pengalaman di dalam toko selaras dengan pengalaman online? Pendeknya, apakah staf Anda siap?? Itulah yang dimaksud dengan kesiapan operasional — bahkan jika Anda kekurangan staf, kesiapan operasional dapat memastikan bahwa Anda melakukan lebih banyak dengan lebih sedikit, dan melaksanakan setiap peristiwa penting dengan sempurna. Dan dalam artikel berikut ini akan kami sampaikan beberapa cara agar kesiapan operasional ritel Anda benar-benar siap.

1. Berbagi informasi secara efektif.
Ini kedengarannya tidak perlu dipikirkan lagi, tetapi ini adalah langkah pertama yang penting dalam mempersiapkan rekan Anda dengan benar agar promo atau rencana-rencana ritel Anda berjalan sesuai keinginan Anda.

2. Identifikasi kesenjangan dan kekhawatiran.
Setelah Anda berbagi informasi secara efektif, Anda perlu memeriksa bahwa rekan Anda telah menggunakan dan menyimpan informasi seperti yang Anda harapkan. Anda dapat melakukan ini melalui pengujian pengetahuan dan survei. Ini adalah pemeriksaan usus yang penting — dan menurut pengalaman saya, di sinilah banyak organisasi dikejutkan oleh banyaknya kesenjangan pengetahuan yang muncul. Anda juga dapat mengidentifikasi masalah dengan langsung bertanya kepada staf Anda. Dan dengan adanya pertanyaan ini dimaksudkan agar Anda memperoleh beberapa tanggapan yang sangat tepat, dan dari sinilah Anda bisa mendapatkan umpan balik tambahan tentang mengapa mereka tidak siap, atau percaya diri, apakah itu tanda yang hilang, materi pelatihan yang membingungkan, atau masalah lain.

3. Perbaikan ulang.
Langkah selanjutnya adalah mengatasi kesenjangan pengetahuan dan kekhawatiran yang telah Anda temukan. Itu mungkin berarti berbagi kembali informasi dalam format yang berbeda atau menggunakan bahasa yang lebih jelas. Atau mungkin berarti berfokus pada wilayah atau lokasi tertentu yang tampaknya kesulitan mendapatkan informasi. Setelah Anda mengatasi kesenjangan pengetahuan, Anda mungkin ingin kembali ke langkah kedua untuk memeriksa sekali lagi dengan staf Anda.

4. Pantau efektivitas kampanye Anda.
Langkah terakhir dalam kesiapan operasional adalah memanfaatkan analitik tempat kerja yang kuat untuk memantau dampak langkah-langkah di atas terhadap keberhasilan kampanye. Ini akan membantu Anda mempelajari dan meningkatkan upaya komunikasi Anda di masa depan — dan menghindari program yang gagal.

Semoga bermanfaat, dan jika Anda membutuhkan informasi lebih detil perihal manajemen ritel, silahkan hubungi kami melalui email groedu@gmail.com, atau bisa langsung menghubungi kami DISINI.



Tinggalkan Balasan

Selamat datang di Groedu klinik konsultasi
Send via WhatsApp