JENIS-JENIS PASAR SWALAYAN YANG BANYAK BERKEMBANG DI INDONESIA, JIKA INGIN MEMBUAT KONSEP

Pasar swalayan atau biasa disebut dengan Supermarket merupakan sebuah toko ritel modern yang menjual segala macam jenis kebutuhan-kebutuhan pokok sehari-hari, seperti bahan makanan, minuman, dan barang kebutuhan seperti tissue dan lain sebagainya. Kata yang secara harfiah diambil dari bahasa Inggris ini adalah dalam artian luas sebagai pasar yang besar.

Lalu bagaimana dengan perkembangan toko-toko ritel modern (swalayan-swalayan) di Indonesia saat ini seperti melihat adanya kemajuan dari sebuah peluang usaha yang telah berhasil dijalankan, dikalangan masyarakat sendiri toko retail sudah mulai berkembang dan menjamur dimana-mana, seperti: toko-toko ritel Alfamart dan Indomaret, kedua toko retail swalayan tersebut seringkali banyak dijumpai pada kawasan-kawasan padat pemukiman, terutama keberadaan toko ritel seperti Indomaret.

Indomaret sejak dulu adalah pemilik jaringan toko ritel terbesar di Indonesia,dengan jaringan sebesar ini Indomaret hampir menguasai seluruh penyebaran dari produk-produk makanan di Indonesia, apabila dibandingkan dengan Alfamart penetrasi dari Indomaret sangat agresif terutama dipulau Jawa.

Perkembangan toko Retail di Indonesia untuk saat ini memang tidak bisa terlepas dari adanya penetrasi yang dilakukan oleh Indomaret dan pesaing terkuatnya, yaitu Alfamart, tentunya untuk kedepannya persaingan dari kedua toko ritel modern ini akan semakin membuat bergairah industry-industri ritel di Indonesia,yang juga seharusnya ikut andil dalam menangkap berbagai peluang usaha agar bisa menumbuhkan inspirasi baru baginya.

Jenis-Jenis Ritel Modern (Pasar Swalayan) Di Indonesia

Selain supermarket dikenal pula minimarket, midimarket, dan juga hypermarket. Perbedaan istilah dari keempatnya, yaitu: minimarket, supermarket dan hypermarket adalah dari standar format, ukuran dan fasilitas yang telah diberikan. Contohnya:

1. Minimarket berukuran kecil antara (100m2 s/d 999m2).
2. Supermarket berukuran sedang antara (1.000m2 s/d 4.999m2).
3. Hypermarket berukuran besar antara (5.000m2 ke atas).
4. Toko grosir berukuran lebih besar antara (5.000m2 ke atas).

Sedangkan pasar Swalayan maupun toko serba ada, terbagi menjadi beberapa jenis, yaitu:

1. Minimarket.

Sebuah minimarket sebenarnya adalah semacam (toko kelontong) atau yang biasanya menjual segala macam jenis barang-barang dan makanan, namun tidak selengkap dan sebesar sebuah supermarket. Berbeda dengan toko kelontong, minimarket telah menerapkan sistem swalayan, dimana pembeli dapat mengambil sendiri barang-barang yang mereka butuhkan dari rak-rak dagangan dan akan membayarnya dikasir jika dirasa sudah selesai mengambil apa yang mereka butuhkan. Sistem seperti ini juga sangat membantu agar para pembeli tidak bisa berhutang.

Sebuah minimarket jam bukanya juga berbeda dari sebuah supermarket, minimarket seperti circle K jam bukanya bisa sampai 24 jam. Sedangkan Minimarket yang ada di Indonesia seperti: Alfamart, Indomaret, Ceriamart, Starmart, dan lain sebagainya.

2. Midimarket.

Ukurannya sedikit lebih besar daripada minimarket. Midimarket memiliki konsep yang mirip dengan mini market, hanya saja pada midimarket sudah mulai dijual seperti daging-daging dan buah-buahan. Buka bisa bisa selama 24 jam atau hanya sampai jam 12 malam saja. Contohnya adalah seperti: Alfa Midi, dan sebagiannya lagi adalah dari jaringan Giant yang dulunya bernama Hero.

3. Supermarket.

Untuk supermarket menyediakan semua jenis barang-barang dari kelontong, namun sudah ada jenis-jenis barang elektronik, seperti: sepeda, TV dan camera, furnitur, baju, ikan dan daging, buah-buahan, minuman, intinya adalah apapun serba kebutuhan sehari-hari akan tetapi juga ditambahkan barang-barang elektronik pada penjualannya, seperti contoh: Giant Supermarket, Carrefour Express, Sinar Supermarket [Jawa Tengah], Macan Yaohan[Sumatera Utara], Foodmart, Foodmart Gourmet, Super Indo, dan lain sebagainya.

4. Hypermarket.

Dalam hal ini hypermarket adalah berupa supermarket, namun dengan skala yang jauh lebih besar termasuk juga dari lahan parkirnya. Contohnya adalah: Carrefour, Hypermart, Giant Hypermarket, dan lain sebagainya.

5. Grosir.

Grosir menyediakan semua jenis barang-barang kebutuhan pokok layaknya supermarket dan hypermart tersedia, namun terdapat proses bongkar muat barang-barang penjualan di dalam pusat perbelanjaan grosir. Seperti contoh Indo Grosir, Makro [Lotte Mart], dan lain sebagainya.

Nah, itulah sedikit penjelasan tentang apa definisi dan jenis-jenis dari pasar swalayan yang saat ini banyak berkembang di Indonesia. Semoga bisa bermanfaat bagi Anda sekalian dan salam sukses.
Apabila bapak ibu sedang akan mendirikan minimarket, supermarket, toko grosir baik yang untuk kebutuhan sehari-hari, bahan bangunan dan lainnya, serta lakukan start up atau merapikan menajamen lama menjadi manajemen baru, silahkan hubungi kami di 081-252982900, kami siap membantu. Terima kasih.



Tinggalkan Balasan

Selamat datang di Groedu klinik konsultasi
Send via WhatsApp