FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH BESAR PADA SUKSES ATAU TIDAKNYA SEBUAH TOKO SWALAYAN (MINIMARKET) DALAM PENGELOLAANNYA

Kesuksesan dari mengelola (memanajemen) sebuah toko swalayan modern (minimarket) lebih banyak dipengaruhi oleh dua hal, yaitu:

1. Controllable (Bisa dikontrol).
2. Uncontrollable (Tidak bisa dikontrol).

Hal yang nanti akan dibicarakan di sini hanyalah faktor yang pertama saja, yang mana setidaknya kita harus bisa mengelola dan sebenarnya untuk kesuksesan dari pengelolaan sebuah toko swalayan juga bisa dipengaruhi lebih dari kedua hal tersebut, jika Anda memang berniat akan membuat sebuah toko swalayan baru, maka sebelumnya perlu dilakukan studi kelayakan terlebih dahulu, sehingga pada saat toko swalayan sudah dibuka maka Anda sudah bisa memastikan bahwa akan selalu ada pembeli yang datang ke toko swalayan tersebut.

Berikut ini adalah beberapa tips sukses agar bisa mengelola toko swalayan milik Anda.

1. Persediaan Barang yang Lengkap.

Konsumen yang datang ke swalayan biasanya adalah konsumen yang tidak memiliki banyak waktu. Apabila konsumen datang untuk sekedar membeli barang-barang kebutuhannya, maka barang yang akan dicarinya juga harus mudah didapatkan, dengan keterbatasan waktu yang dimilikinya. Karena setiap konsumen juga akan berharap segala kebutuhannya bisa diperoleh hanya dari satu toko saja, sehingga konsumen tidak perlu lagi harus pergi ke toko-toko yang lain hanya untuk sekedar mencari barang yang tidak didapatkannya dari toko swalayan.

2. Harga Termurah.

Toko swalayan modern (minimarket) diharapkan juga mampu memberikan harga yang sewajarnya dan bisa bersaing sesuai dengan produk yang sedang ditawarkan. Salah satu yang harus selalu diperhatikan oleh para pengusaha swalayan modern adalah permasalahan harga, harga yang lebih murah apabila dibandingkan dengan toko-toko yang lain (namun bukan murahan) akan menjadikan konsumen merasa lebih senang untuk datang lagi ke toko swalayan Anda, apalagi jika harga yang termurah tersebut bisa didapatkan oleh konsumen untuk kebutuhan pokok sehari-harinya dari toko minimarket (swalayan) Anda.

3. Suasana Swalayan (Minimarket).

Kenyamanan dari tempat berbelanja yang menjadikan konsumen merasa lebih senang untuk sekedar berlama-lama di dalam toko juga harus tetap diperhatikan. Apabila toko minimarket Anda selalu terlihat lebih bersih dan sehat serta sejuk karena dilengkapi dengan pendingin ruangan, sehingga pelanggan akan merasa betah, tenang, aman dan nyaman saat sedang berbelanja disana.

4. Mutu/Kualitas Barang-Barang Minimarket.

Salah satu hal yang lain yang juga harus selalu diperhatikan adalah tentang kualitas barang-barang toko swalayan, setidaknya Anda juga harus selalu menjaga agar barang-barang (produk) yang dijual tetap berkualitas baik. Sebagai informasi tambahan, tanggal (expire date) dari produk juga sangat penting untuk selalu diperhatikan.

5. Display Produk.

Pajangan barang yang lebih teratur dan rapi akan menjadikan para konsumen merasa lebih tertarik untuk mendekat, melihat, menyentuh, bahkan mereka ingin membeli barang-barang tersebut.

6. Sistem Pelayanan Minimarket.

Toko swalayan (minimarket) sebenarnya juga tidak hanya menjual produk saja, namun yang lebih penting daripada itu semua adalah untuk menjual pelayanan yang terbaik. Pelayanan bisa menjadi salah satu pembeda antara toko minimarket yang satu dengan minimarket yang lainnya dan menjadi salah satu sumber terbaik dalam upaya untuk memenangkan persaingan.

7. Kasir Minimarket.

Lokasi dari kasir merupakan pintu terakhir dari konsumen yang telah berkunjung ke swalayan Anda. pada saat kasir sedang menjumlahkan barang-barang belanjaannya menggunakan mesin cash register, kasir juga sangat berperan penting terhadap pengontrolan dari barang-barang belanjaan itu sendiri.

Barang-barang yang telah keluar seharusnya memang harus bermutu baik. Kasir yang sudah melayani dengan sangat ramah dan mengucapkan terima kasih serta selamat jalan akan meninggalkan kesan tersendiri bagi para konsumen setelah mereka berbelanja dari swalayan Anda, sehingga konsumen juga akan dengan senang hati mengulangi kunjungannya untuk membeli ke toko swalayan Anda tersebut beberapa waktu yang akan datang.

8. Menjalankan Program-Program Promosi.

Mengharapkan konsumen agar bisa datang kembali ke toko swalayan kita memang bukanlah hal yang mudah untuk bisa dilakukan tanpa ditunjang dengan adanya program-program promosi dan diskon. Promosi dapat pula dilakukan bersamaan dengan masyarakat sekitar, yaitu dengan jalan mengadakan suatu event/acara di lokasi toko swalayan Anda, sehingga konsumenpun akan menjadi semakin penasaran dan berusaha untuk datang agar bisa berpartisipasi dalam acara tersebut dan dapat menyaksikan acaranya.

Dengan cara seperti itu, maka mereka juga diharapkan akan bisa masuk kembali ke dalam toko sekaligus untuk berbelanja. Promosipun sebenarnya bisa juga dilakukan dengan harga yang murah yang biasanya dimuat dalam suatu leaflet/brosur yang telah diberikan terhadap konsumen.

Untuk mengatasi terjadinya hari-hari yang sepi, seperti halnya hari Senin atau Selasa, perlu juga dibuat adanya program-program promosi yang nantinya akan mampu menjadikan masyarakat untuk merasa lebih tertarik agar datang ke toko swalayan Anda kembali.

9. Menyediakan Halaman Parkir yang Memadai (Tidak Terlalu Sempit).

Lokasi dari toko swalayan yang tidak ditunjang dengan sarana parkir yang memadai akan menjadikan konsumen merasa enggan untuk datang kembali ke toko swalayan Anda. Batas waktu yang terlalu sedikit sebenarnya tidak akan cukup apabila konsumen harus mencari lokasi parkir kendaraan yang terlalu jauh dari toko swalayan Anda hanya untuk sekedar memarkir kendaraannya. Hal itu sebenarnya juga cukup menyulitkan bagi para konsumen yang sedang membawa barang-barang belanjaan yang cukup banyak, karena harus menuju ketempat parkir yang terlalu jauh.

10. Pengelompokan Barang-Barang/Produk (Grouping).

Bagian terpenting yang lainnya adalah berupa grouping/pengelompokan barang (kategori barang). Pengelompokan barang-barang penjualan menjadi sangat penting, karena hal itu akan berpengaruh besar dalam proses display dan juga akan dirasakan langsung oleh para pelanggan. Selain itu, pengelompokan yang benar juga akan semakin mempermudah cara kerja dari para karyawan toko swalayan itu sendiri.

Kesalahan dalam hal pengelompokan (grouping) produk akan langsung berpusat kepada kesulitan konsumen dalam memilih produk dan bisa mengakibatkan semakin turunnya minat pembeli dari toko swalayan Anda karena mereka terlalu bingung dalam pencarian produk yang mereka inginkan akibat dari kacaunya penempatan (grouping) dari penataan produk penjualan Anda.

Secara umum, proses pengelompokan barang-barang dari toko swalayan terbagi menjadi dua jenis kelompok besar, yaitu:

1. Food.
2. Non-food.

Kemudian, dipecah-pecah lagi menjadi sub-sub ¬group yang terdiri dari jenis-jenis group barang terkecil, untuk lebih jelasnya perhatikan bagan berikut:

GROUP ———> SUB-GROUP ——–> JENIS BARANG

Non-food ———> Pecah belah ———> Gelas, Cangkir dan lain sebagainya.

Dengan demikian, maka yang seringkali digunakan adalah berupa logika sederhana dalam proses pengelompokannya, yang mana para konsumen akan menjadi semakin lebih mudah dalam mencari barang-barang apa saja yang mereka butuhkan.

Nah, itulah sedikit penjelasan tentang faktor-faktor apa saja yang berpengaruh besar terhadap sukses atau tidaknya pengelolaan dari sebuah toko swalayan (minimarket). Semoga bisa bermanfaat bagi Anda sekalian, apabila anda ingin meningkatkan penjualan supermarket anda, atau akan start up supermarket, silahkan hubungi kami, kami sudah siap dengan SOP operasional, Sistem manajemen terpadu dan analisis keuangan supermarket di sisi kesehatannya dan analisa keuangan untuk strategy peningkatakan penjualan di supermarket. Hubungi kami di 081-252982900 atau 081-8521172. Kami siap membantu anda!



Tinggalkan Balasan

Selamat datang di Groedu klinik konsultasi
Send via WhatsApp