CARA MENGENDALIKAN STOCK OPNAME DI PERUSAHAAN

Pada Kesempatan kali ini Konsultan Manajemen Supermarket akan berbagi Informasi mengenai cara mengendalikan Stock Opname. Berikut di bawah ini penjelasannya

Pada perusahaan manufaktur dan dagang, Persediaan merupakan bagian aset perusahaan yang paling besar jumlahnya. Oleh sebab itu memerlukan perhatian lebih, terutama kemampuannya untuk memastikan bahwa stok tercukupi disaat ada permintaan pembelian. Persediaan juga perlu di periksa jumlahnya secara rutin tiap periode. Pengelolaan persediaan yang tidak efektif dan efisien merupakan salah satu sumber kegagalan pengelolaan persediaan.
Agar perusahaan terhindar dari kerugian akibat pengelolaan persediaan yang tidak efektif maka perlu dibentuk sebuh sistem pengendalian. Misalnya mengatur waktu pemesanan barang, perusahaan menetapkan terlebih dahulu batasan minimal persediaan. Ketika persediaan jumlahnya berada pada rentang minimum maka bagian gudang mesti melakukan pemesanan kembali.
Memperhatikan jumlah, kualitas, dan harga barang diperlukan keakuratan dalam menghitung. Dibawah ini beberapa langkah untuk mengendalikan persediaan barang.

Menilai persediaan
Hal yang mesti dilakukan terlebih dahulu ialah membuat daftar persediaan barang. Kemudian melakukan penilaian terhadap persediaan tersebut dengan membandingkannya pada daftar persediaan berdasarkan pada laporan persediaan. Hal-hal yang dinilai meliputi jumlah, harga, jenis dan status kepemilikan persediaan.
Sebelum dilakukan penilaian perlu memastikan bahwa rak penyimpanan barang telah diatur, tujuannya untuk memudahkan proses pemeriksaan. Memisahkan barang persediaan sesuai dengan katagori dan jenisnya selain akan memberikan kemudahan pemeriksaan juga akan memudahkan menemukan penyimpangan barang.
Dalam proses penilaian, pemeriksa harus mencatat perhitungan seakurat mungkin. Agar lebih memudahkan pemeriksaan, pemeriksa bisa menggunakan bantuan komputer seandainya menggunakan motode manual terlalu sukar. Pada perusahaan besar, biasanya mereka menggunakan alat bantu untuk mempercepat perhitungan persediaan karena jumlah barang yang begitu banyak.
Manfaat melakukan pemeriksaan persediaan ialah berguna untuk menentukan sebarapa banyak barang yang dapat dijual pada periode selanjutnya. Selain itu juga bermanfaat untuk menentukan jumlah persediaan yang perlu dipesan perusahaan.
pada perusahaan yang memiliki jumlah persediaan yang begitu banyak variasinya , bermacam-macam jenis barangnya akan menyulitkan pemeriksa. Maka, diperlukan ketelitian dalam menghitung serta pengelolaan persediaan yang tepat.

Memberikan kode pada setiap barang
Agar lebih cepat staf dalam menemukan barang secara spesifik maka perlu dilakukan pemberian kode. Memang, berdasarkan fakta lapangan pemberian kode barang pada persediaan memberikan kemudahan staf melakukan pemeriksaan. Hal ini dapat diketahui ketika dilakukan perbandingan pada box persediaan yang tidak diberikan kode barang dengan box yang diberikan kode barang. box berkode akan lebih mudah teridentifikasi.
Kode barang dapat berupa kode huruf, angka atau kombinasi keduanya. Pada perusahaan yang lebih maju biasanya menggunakan barcode dengan tanda tertentu sebagai kode barang. Pemeriksaannya dengan menggunakan bantuan alat yakni scanner. Jumlah persediaan yang diperiksa sangat banyak dn waktu yang terbatas sehingga tidak memungkinkan jika dilakukan dengan manual. Penggunaan barcode dan alat deteksi sangat mempersingkat waktu pemeriksaan barang, pada akhirnya proses pemeriksaan menjadi lebih efektif dan efisien.

Membuat jadwal pemeriksaan persediaan secara teratur
Perusahaan tidak bisa mengandalkan gudang sebagai tempat penyimpanan barang persediaan. Persediaan barang dalam gudang bisa saja mengalami kerusakan, keausan dan keusangan akibat dari kondisi gudang. Kelembaban udara di dalam gudang, posisi penempatan barang, jumlah tingkat maksimal yang digunakan dalam penumpukan barang akan berpengaruh pada kondisi barang yang di simpan.
Semakin besar jumlah barang yang disimpan di dalam gudang, semakin besar potensi resiko kerugian. kerugian ini disebabkan karena jumlah persediaan menurut laporan berbeda dengan jumlah persediaan berdasarkan perhitungan fisik.
Tujuan utama dilakukan stock opname secara teratur ialah untuk memastikan bahwa jumlah persdiaan sesuai dengan laporan. Selain itu, jika hasil pemeriksaan menunjukan ketidaksesuaian maka penanganannya bisa lebih cepat.

Menggunakan Aplikasi Pengelolaan Persediaan
Pemeriksaan secara manual dilakukan dengan menggunakan bollpoint dan kertas. Pemeriksa mencetak daftar persediaan yang akan diperiksa kemudian memberikan tanda pada persediaan fisik dan pada laporan. Sebagai tanda bahwa persediaan yang diberi tanda menujukan bahwa antara fisik dengan laporan telah sesuai.
Metode tradisional seperti itu hanya akan memberikan manfaat besar pada perusahaan dengan jumlah persediaan sedikit, angka perputaran persediaan, jumlah staf untuk memeriksa sedikit, ukuran gudang kecil, tidak banyak gudang, dan gudangnya tidak tersebar di lain daerah.

Fina merupakan perangkat lunak Akuntansi yang fungsi utamanya memberikan kemudahan bagi penggunanya untuk membuat laporan keuangan. Dengan menggunakaan Software Akuntansi Fina perusahaan dapat terbantu dalam mengelola persediaan.

Terima kasih telah berkunjung ke website kami, itulah sedikit penjelasan mengenai Cara Mengendalikan Stock Opname. Apabila pembaca ingin memahami lebih dalam cara opname persediaan, membutuhkan konsultasi manajemen, membutuhkan pembenahan Standar Operational Procedure (SOP) dan butuh Accounting Software pembaca dapat menghubungi groedu@gmail.com atau kontak 081-252-982900 / 081-8521172. Kami siap membantu. Sampai bertemu di pembahasan artikel selanjutnya



Tinggalkan Balasan

Selamat datang di Groedu klinik konsultasi
Send via WhatsApp