6 KESALAHAN UMUM YANG PERLU DIHINDARI PADA STRATEGI RITEL OMNICHANNEL

Kita jetahui sendiri bahwa di zaman sekarang, kita sudah tidak dibingungkan lagi dengan permasalahan tempat berjualan. Karena di era teknologi yang cukup berkembang saat ini, yang tempat berjualan bisa dilakukan secara online. Kita sudah dimudahkan dengan adanya berbagai platform jualan, sekarang tinggal bagaimana strategi kita untuk mengoptimalkannya menjadi sebuah penjualan. Salah satu cara strategi yang bisa digunakan apalagi Anda bergerak dibidang ritel adalah strategi omnichannel. Anda mungkin sering mendengar istilah ritel omnichannel, ya Ini mengacu pada penggunaan beberapa saluran untuk menjual produk Anda.
Dalam artikel kali ini, akan kami sampaikan beberapa kesalahan dalam penerapan strategi omnichannel sehingga tidak kunjung menunjukkan hasil yang memuaskan untuk ritel Anda.

Kesalahan # 1: Menyiapkan Katalog Anda untuk Gagal
Inkonsistensi dalam SKU di seluruh saluran dapat menyebabkan masalah dalam menemukan dan mengirimkan produk yang tepat. Sistem standar untuk penamaan SKU membuat pemenuhan pesanan di seluruh saluran jauh lebih lancar. Gunakan kode batang: kode yang dapat dibaca mesin dan dapat dipindai adalah cara terbaik untuk melacak tingkat inventaris.

Kesalahan # 2: Penyimpanan yang Buruk
Bagaimana Anda menyimpan dan mendistribusikan inventaris Anda di seluruh lokasi menjadi sangat penting. Ini harus sesuai untuk distribusi online maupun offline. Selain itu, gudang Anda harus tertata rapi di dalam.
Toko fisik harus memiliki area yang sesuai untuk bilik serta area penyimpanan yang ditentukan. Jika Anda memilih untuk memenuhi pesanan dari toko, sediakan area terpisah untuk pengambilan pesanan. Ikuti proses FIFO dalam mengatur tempat sampah / rak dan memposisikan barang dagangan. Barang dagangan yang lebih tua di depan memastikan pergerakannya terlebih dahulu dan membantu menjaga stok tetap segar.

Kesalahan # 3: Inventaris Khusus Saluran
Memisahkan inventaris berdasarkan saluran bukanlah ide yang baik. Jika Anda mencoba untuk mempertahankan inventaris terpisah untuk setiap saluran penjualan, hal itu menyebabkan duplikasi stok yang tidak perlu, dan modal kerja Anda terkunci karena semua saluran penjualan tidak akan menghasilkan pada tingkat yang sama.
Gabungkan inventaris menjadi satu entitas dan gunakan untuk mendistribusikan ke seluruh saluran berdasarkan bagaimana kinerjanya.

Kesalahan # 4: Alokasi Stok Dalam Toko untuk Penjualan Online
Saat memenuhi pesanan melalui stok toko fisik Anda, berhati-hatilah di mana jumlah terbatas bisa terlibat. Anda akhirnya mengkanibal penjualan Anda sendiri. Pelanggan yang datang langsung akan mendapatkan kesempatan pertama pada item tertentu, dan pelanggan online yang memesan hal yang sama akan melihat pesanannya dibatalkan.
Untuk mengimbangi hal ini, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan seperti kurang mengirimkan barang yang bergerak cepat ke pemasok online sambil mempertahankan kecepatan pemesanan ulang yang stabil

Kesalahan # 5: Karyawan Toko yang Tidak Mendapat Informasi
Karyawan toko harus memiliki pegangan tentang ketersediaan barang setiap saat.
Jika inventarisnya sangat besar, lengkapi dengan tablet untuk menemukan item tersebut di toko atau gudang Anda yang lain. Mereka juga dapat menggunakannya untuk melakukan pemesanan online atas nama pelanggan.

Kesalahan # 6: Mengabaikan Pengambilan Stok
Terlepas dari upaya dan proses terbaik Anda, terkadang, angka sistem mungkin tidak mencerminkan angka yang akurat. Peristiwa seperti kerusakan, pencurian, atau pengembalian atau pertukaran yang rumit mungkin tidak dimasukkan ke dalam sistem.
Selalu lengkapi sistem otomatis dengan pemeriksaan manual terjadwal secara teratur. Audit stok membantu memastikan bahwa stok fisik Anda sesuai dengan nomor sistem Anda. Ini membantu Anda menemukan stok untuk disimpan dalam sirkulasi sehingga bisa menjual tepat waktu.

Itu tadi beberapa kesalahan yang sering dilakukan oleh peritel pada strategy omnichannelnya. Anda bisa menjadwalkan pemeliharaan inventaris pada waktu-waktu yang teratur. Anda juga perlu memastikan dukungan pemasok di berbagai lokasi; itu sepadan dengan biaya tambahan. Jika Anda membutuhkan informasi perihal omnichannel, atau membutuhkan profesional untuk mensukseskan strategi omnichannel Anda. Silahkan hubungi kami melalui email groedu@gmail.com, ata bisa langsung menghubungi kami melalui nomor whatsapp 0812-5298-2900. Kami siap membantu Anda.



Tinggalkan Balasan

Selamat datang di Groedu klinik konsultasi
Send via WhatsApp